jpnn.com, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari rumah tangga pengusaha Insanul Fahmi. Sang istri, Wardatina Mawa, dilaporkan telah resmi melayangkan gugatan cerai terhadap dirinya di Pengadilan Agama Medan. Kendati demikian, Insanul Fahmi secara terang-terangan menyatakan bahwa ia masih memiliki harapan besar untuk menyelamatkan dan mempertahankan bahtera rumah tangganya.
Insanul Fahmi mengakui keterkejutannya atas gugatan cerai Wardatina Mawa yang telah didaftarkan. Ia berada dalam kebimbangan, dengan perasaan campur aduk antara keinginan untuk ikhlas menerima atau mencoba berjuang mati-matian. “Ya sebenarnya, sih, ada kagetnya, ada pikiran kayak masih 50-50 lah untuk mempertimbangkan mencoba untuk ikhlas atau untuk coba memperjuangkan begitu, kan. Karena kalau dipikir-pikir, sebenarnya satu sisi ada anak kayak gitu, kan, satu sisi juga ini sudah berlarut-larut,” ungkap Insanul Fahmi dalam wawancara via Zoom pada Jumat (27/2).
Di satu sisi, prioritas utamanya adalah mempertahankan keutuhan rumah tangga demi buah hati mereka. Namun, di sisi lain, Insanul juga berusaha bersikap realistis dalam menghadapi kondisi yang ada. “Kalau dari saya sendiri pasti inginnya mempertahankan, tetapi, kami melihat kondisi ini sudah sangat ini ya, carut-marut, sudah berlarut-larut. Enggak baik juga jadi konsumsi publik semuanya,” imbuhnya, menggambarkan betapa rumitnya situasi yang mereka hadapi saat ini.
Melihat kompleksitas permasalahan, Insanul Fahmi mengaku tengah menimbang berbagai kemungkinan dengan sangat hati-hati sebelum mengambil langkah final terkait masa depan rumah tangganya. Ia tidak ingin keputusan yang diambilnya justru memperkeruh suasana yang sudah tegang. “Saya coba lagi mempertimbangkan apa mudarat yang ditimbulkan kalau saya mengambil keputusan. Jangan sampai saya mengambil keputusan ini cuma untuk ternyata makin memperkeruh atau meneruskan drama ya kan, itu saya pertimbangkan juga sebenarnya,” jelas Insanul Fahmi, menunjukkan kebijaksanaannya dalam menghadapi cobaan ini.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sejak awal, dirinya telah berupaya keras untuk memperbaiki keadaan dan mengelola konflik yang terjadi. Namun, sayangnya, persoalan tersebut justru kian kusut dan berdampak luas terhadap banyak pihak, termasuk keluarga. “Dari awal aku coba memperbaiki dan memanage juga, kok, makin ke sini makin kusut gitu, kan. Sudah banyak juga pihak-pihak yang dikorbankan, termasuk keluarga,” tutur Insanul Fahmi.
Kini, Insanul Fahmi masih dalam tahap pertimbangan mendalam mengenai langkah terbaik yang harus diambil. “Jadi, menurut aku, aku masih coba mempertimbangkan apakah memang benar-benar mau coba meneruskan, ya kan, mengambil keputusan seperti apa. Tetapi ya mungkin sembari istikharah lah yang terbaik seperti apa,” pungkasnya, menunjukkan bahwa ia juga mencari petunjuk spiritual dalam menentukan masa depan rumah tangganya.
Sebelumnya, Wardatina Mawa sempat menyatakan niatnya untuk mengajukan gugatan cerai kepada Insanul Fahmi setelah momen Lebaran. Kini, kabar tersebut telah menjadi kenyataan dengan terdaftarnya gugatan cerai Wardatina Mawa di Pengadilan Agama (PA) Medan. (mcr7/jpnn)













