News Stream Pro Persib Bandung salah satu calon juara Super League 2025/2026, sepupu gelandang Liverpool rasakan teror tim lawan yang mencekam.
Persib Bandung menjadi tim yang belum terkalahkan di kandang, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), sepanjang liga musim ini.
Tim berjulukan Maung Bandung itu berhasil menyapu bersih 11 laga kandang dengan kemenangan, tapi justru mendatangkan teror.
Saat ini Persib memimpin klasemen sementara dengan raihan 50 poin, disusul Persija Jakarta dan Borneo FC di peringkat kedua dan ketiga.
Rentetan kemenangan di kandang tentu jadi modal berharga skuad asuhan Bojan Hodak menuju gelar juara musim ini.
Meski begitu, tantangan semakin berat karena banyak tim yang ingin mengalahkan Persib, termasuk saat bermain di kandang sendiri.
Hal ini diungkap Luciano Guaycochea, gelandang asal Argentina yang bergabung Persib pada Juli 2025 lalu, merasakan ‘teror’ tim lawan.
Teror yang membuatnya merasa setiap tim yang bertamu ke Stadion GBLA berhasrat untuk mempermalukan Persib di hadapan penggemar sendiri.
“Setiap pertandingan sulit bagi kami, karena setiap tim yang datang ke sini ingin mengambil sesuatu (poin).”
Kritik Djadjang Nurdjaman soal Rusuh Suporter Persib Bandung, Mental dan Ekspektasi Tidak Sinkron
“Mereka tahu cara bermain kami, mereka bermain melawan Persib, kami tahu hal ini.”
“Jadi kami datang, kami bermain bola, kami membiarkan lawan mencetak gol agar bisa melakukan serangan balik.”
“Saya pikir kami bisa mencetak 1 atau 2 gol lagi,” kata Luciano Guaycochea.
Sepupu gelandang Liverpool ini berharap rekan setimnya tidak gampang menyerah dalam pertandingan, memberikan seluruh yang dimiliki.
Para pemain tak lelah dalam transisi dari menyerang ke bertahan atau sebaliknya, kerabat Alexis Mac Allister ini meminta teman-temannya lebih aktif bergerak.
Dengan satu tujuan, agar Persib mampu mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
“Kuncinya adalah semua orang berlari untuk rekan setim, kami menggerakkan bola setiap kali bola menjauh.”
“Kami mencoba masuk ke dalam, kami seharusnya mencetak 1 atau 2 gol atau sedikit.”
Pelatih Persib Bandung Beri Isyarat Mainkan Bek Timnas U-23 Indonesia di 3 Posisi
“Tetapi yang paling penting, kami mendapatkan tiga poin, semua orang senang,” kata Luciano lagi.
Dengan begitu, Persib tidak akan gentar jika semua lawan yang datang ke Stadion GBLA mengusung misi mengalahkan mereka.
Termasuk saat melawan Persita pada akhir pekan lalu, susah payah memastikan kemenangan dengan segala perjuangan di atas lapangan.
Luciano menegaskan bahwa meraih kemenangan di kandang adalah hal mutlak yang wajib diwujudkan Maung Bandung.
“Kami tahu setiap kali tim datang ke sini, mereka memberikan 100 persen, mereka ingin mengalahkan kami.”
“Tetapi setiap kali kami bermain di sini, kami perlu mendapatkan tiga poin,” pungkasnya.













