SOLO – Persis Solo tengah menghadapi tantangan unik di ajang Super League musim ini: menjadi satu-satunya tim yang belum merasakan manisnya kemenangan kandang. Dengan posisi yang menghimpit, skuad berjuluk Laskar Sambernyawa ini siap tempur dalam laga krusial pekan ke-21.
Pada Jumat (13/2) sore, Stadion Manahan akan menjadi saksi perjuangan Persis Solo saat menjamu Madura United. Tiga poin penuh di hadapan publik sendiri menjadi target mutlak, bukan hanya untuk memperbaiki posisi di klasemen, tetapi juga untuk memecah rekor minor di kandang.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menyadari betul betapa pentingnya laga ini. “Pertandingan melawan Madura United adalah momen yang sangat penting bagi kami. Semoga kami bisa meraih kemenangan,” ujarnya dengan penuh keyakinan. “Saya percaya diri karena ini adalah kesempatan besar untuk menunjukkan karakter tim yang sebenarnya.” Milo menambahkan bahwa timnya akan berfokus pada aspek taktikal dan disiplin untuk mengontrol jalannya permainan dan mengamankan hasil positif.
Semangat baru juga menyelimuti tim dengan kedatangan pemain asing kesepuluh yang baru saja dirilis, seorang eks punggawa Persebaya. Kehadiran pemain baru ini diharapkan mampu memberikan dimensi berbeda dan suntikan motivasi bagi skuad untuk tampil lebih tajam dan solid di sisa musim.
Saat ini, Persis Solo masih terperosok di dasar klasemen sementara, menduduki peringkat ke-18 dengan koleksi 11 poin. Dari 20 pertandingan yang sudah dijalani, tim ini baru mencatat dua kemenangan, lima hasil imbang, dan 13 kekalahan.
Ironisnya, kedua kemenangan yang diraih Persis justru terjadi di laga tandang, termasuk saat menghadapi Madura United di kandang mereka sendiri serta kala bertandang ke markas Semen Padang. Rekor tandang yang lebih baik ini menjadi modal berharga sekaligus paradoks yang harus dipecahkan di Stadion Manahan.
Melihat rekam jejak tersebut, Milomir Seslija meminta anak asuhnya untuk melupakan hasil-hasil kurang memuaskan sebelumnya dan fokus sepenuhnya pada pertandingan yang ada di depan. Ia juga mengingatkan bahwa Madura United, meskipun pernah dikalahkan oleh Persis di kandang mereka, juga menunjukkan bahwa mereka bukanlah lawan yang tak terkalahkan, seperti ketika Persija Jakarta berhasil mengunci tiga poin penuh dalam pertemuan kontra Laskar Sape Kerrab.
“Saya minta pemain menghindari tekanan yang tidak perlu,” tegas Milo. Ia juga menyerukan dukungan penuh dari para penggemar. “Semoga suporter datang memenuhi Stadion Manahan untuk memberikan energi tambahan bagi perjuangan kami.”
Dalam persaingan ketat Super League, di mana setiap poin sangat berarti dan tim-tim lain pun menghadapi tantangan mereka sendiri, seperti Persebaya yang terancam lumpuh saat menjamu Bhayangkara FC, laga ini menjadi penentu bagi Persis Solo untuk bangkit dari keterpurukan. Jadwal lengkap pekan ke-21 dan perubahan di klasemen Super League akan sangat dinantikan setelah laga-laga krusial ini.














