News Stream Pro Persis Solo harus menjamu Persib Bandung pada laga pekan ke-19 Super League 2025-2026.
Duel ini nantinya digelar di kandang Persis Solo.
Tepatnya yakni di Stadion Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, pada Sabtu (31/1/2026).
Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengakui bahwa timnya dalam posisi sulit jelang lawan Persib.
Hal tersebut didasari dari berbagai alasan.
Pertama adalah performa tim yang tak kunjung membaik.
Persis sempat meraih kemanangan saat bertamu ke kandang Semen Padang (3-2) pada 11 Januari lalu.
Namun, tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu harus kembali kalah pada laga selanjutnya yakni melawan Borneo FC (0-1).
Persis kini menempati dasar klasemen setelah hanya meraih 10 poon dari 18 laga.
Hasil Championship – PSIS Dihajar Kendal Tornado FC, Persipura Kalahkan Persiku Kudus
Alasan kedua yakni rekor buruk di kandang.
Persis kini menjadi satu-satunya tim di Super League 2025-2026 yang belum meraih kemenangan ketika bermain di kandang sendiri.

“Ini masa-masa sulit.”
“Tekanan yang besar.”
“Hasil yang sulit,” kata Milomir Seslija.
Lebih lanjut, Milomir Seslija menegaskan bahwa posisi timnya semakin sulit karena harus bertemu Persib.
Seperti yang diketahui, Persib kini sedang memimpin klasemen.
Tim asuhan Bojan Hodak tercatat mengumpulkan 41 poin dari 18 laga yang dijalani.
Klasemen Super League – Persija Hanya ke Peringkat 2 Walau Samai Poin Persib, Duet Spanyol Menangkan Persik
“Kita akan menghadapi pertandingan sulit besok, tetapi kita bermain di depan para penggemar kita dan percaya kita bisa mendapatkan hasil yang positif.”
“Kita akan bermain melawan Persib. Tidak perlu banyak bicara. Mereka tim yang bagus. Juara dua tahun terakhir.”
“Mereka sekarang berada di puncak klasemen,” ucap Milomir Seslija.
Terlepas dari semuanya, pelatih yang sering disapa Coach Milo itu masih memiliki rasa optimistis.
Ia berharap anak asuhnya bisa memberikan yang terbaik di lapangan guna meraih hasil positif dari Persib.
“Tetapi kita harus percaya pada diri kita sendiri.”
“Kita belum mencapai performa maksimal.”
“Tekanan sangat besar, tetapi kita punya rencana dan kita berlatih.”
“Sulit bermain di sini. Ekspektasi sangat tinggi.”
“Tetapi kita harus tetap berpegang pada rencana kita. Berikan yang terbaik.”
“Dan kita lihat apa yang akan terjadi,” ucap Milo.













