News Stream Pro Setelah sukses meraih medali emas SEA Games 2025 yang mana edisi 2023 Timnas U-23 Indonesia mendapat emas, Vietnam nyaris lolos ke babak delapan besar Piala Asia U-23 2026.
Timnas U-23 Indonesia sayangnya gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Hanya ada dua wakil Asia Tenggara yang tampil di Piala Asia U-23 2026 yakni Thailand dan Vietnam.
Vietnam menjalani matchday kedua Grup A melawan Kigizstan di King Abdullah Sports City Stadium, Jeddah, Arab Saudi, Jumat (9/1/2026).
Hasilnya Vietnam menang dengan skor 2-1.
Vietnam mencetak gol lebih dulu pada menit ke-19 melalui tendangan penalti Khuat Van Khang.
Kirgizstan menyamakan kedudukan pada menit ke-44 lewat aksi Murzakhmatov.
Penendang Pertama Penalti dan Sukses Cetak Gol, Striker Timnas Indonesia Ole Romeny Bantu Oxford United ke Babak 4 Piala FA usai Kalahkan MK Dons
Pada menit ke-87, pemain Kirgizstan mencetak gol bunuh diri oleh pemainnya Brauzman.
Hasil ini membuat Vietnam memimpin klasemen Grup A dengan enam poin.
Di posisi kedua, Yordania dengan tiga poin.
Tuan rumah Arab Saudi di peringkat ketiga juga memiliki tiga poin.
Kirgizstan di peringkat terakhir tanpa poin.
Vietnam masih memiliki satu pertandingan lagi.
Tim besutan Kim Sang-sik itu menghadapi Arab Saudi pada 12 Januari 2026.
Sementara Yordania melawan Kirgizstan pada waktu yang sama.
Pelatih Timnas U-23 Vietnam, Kim Sang-sik mengapresiasi pemainnya usai menang atas Kirgizstan.
“Kami memenangkan pertandingan sehingga kami berada di posisi yang baik di klasemen,” kata Kim, dilansir dari laman AFC.
Penendang Pertama Penalti dan Sukses Cetak Gol, Striker Timnas Indonesia Ole Romeny Bantu Oxford United ke Babak 4 Piala FA usai Kalahkan MK Dons
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua pemain atas usaha yang telah mereka berikan.
“Republik Kirgistan kalah di pertandingan terakhir mereka sehingga mereka memiliki mentalitas yang kuat menjelang pertandingan ini, itulah sebabnya pertandingan ini tidak mudah,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Kirgizstan Edmar Lacerda akan bertanggung jawab atas kegagalan timnya.
“Kami mempersiapkan pertandingan ini dengan mengetahui bahwa Vietnam pandai mengontrol bola, jadi kami ingin lebih banyak menggunakan sisi lapangan dan mencoba mengirimkan umpan silang ke dalam kotak penalti, tetapi itu tidak berhasil bagi kami,” kata Lacerda.
“Saya, sebagai pelatih, harus bertanggung jawab atas hal ini.
“Para pemain ingin menang dan berusaha untuk menang, tetapi sayangnya kami tidak berhasil,” ujarnya.













