News Stream Pro
No Result
View All Result
Wednesday, June 3, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home Crime

KPK berharap kejaksaan tuntaskan kasus Konawe Utara

by demo-nspro
January 7, 2026
in Crime
0
KPK berharap kejaksaan tuntaskan kasus Konawe Utara
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengklaim tidak berkompetisi dengan Kejaksaan Agung dalam menangani dugaan korupsi pemberian izin tambang di Konawe Utara oleh mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman. Komisi mendukung kejaksaan yang ikut menangani penyidikan kasus di Konawe Utara.

“KPK juga berharap penanganan perkara ini juga bisa dituntaskan, bisa diselesaikan di Kejaksaan Agung,” kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Senin, 5 Januari 2026.

KPK juga berharap bahwa kejaksaan bisa menyasar semua pihak yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi izin tambang di Konawe Utara. Sehingga, menurut Budi, kasus itu bisa tertuntaskan secara optimal. “Semua pihak-pihak yang punya peran dalam dugaan tindak pidana korupsi itu bisa dijerat secara tuntas,” ucap Budi.

Kejaksaan Agung telah menaikkan kasus dugaan korupsi pemberian izin tambang di kawasan hutan di Konawe Utara oleh mantan Bupati Konawe Utara Aswad Sulaiman ke tahap penyidikan. “Penyidikannya kalau enggak salah sekitar bulan Agustus atau September 2025,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna, Rabu, 31 Desember 2025.

Kendati telah masuk pada penyidikan, Kejaksaan belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidik Kejaksaan Agung telah menggeledah sejumlah tempat dan memeriksa beberapa saksi.

Modus dugaan korupsi izin tambang ini adalah penyalahgunaan pemberian izin penambangan di dalam hutan. Saat ini kerugian negara dalam kasus tersebut sedang dalam proses penghitungan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Kasus dugaan korupsi mantan Bupati Aswad Sulaiman juga menjadi objek pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK bahkan telah menetapkan Aswad sebagai tersangka pada 2017 lalu. Aswad diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam penerbitan izin usaha pertambangan nikel pada periode 2007 hingga 2014.

Namun, KPK menghentikan pengusutan kasus tersebut pada 2024 dengan penerbitan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) pada Desember 2024. Penghentian kasus tersebut tidak diumumkan kepada publik dan baru diketahui setahun kemudian pada Desember 2025.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, SP3 tersebut didasari sangkaan Pasal 2 dan Pasal 3 yang tidak cukup bukti. “Karena berdasarkan surat dari BPK sebagai auditor negara, kerugian negaranya tidak bisa dihitung,” kata dia, Selasa, 30 Desember 2025. Sedangkan terhadap sangkaan pasal suapnya dinyatakan telah kedaluwarsa.

KPK menduga Aswad menerbitkan izin kuasa pertambangan eksplorasi dan eksploitasi serta izin usaha pertambangan operasi produksi yang menyalahi aturan. Tindakan tersebut disebut menyebabkan kerugian negara sekitar Rp 2,7 triliun yang berasal dari penjualan hasil tambang akibat proses perizinan bermasalah.

Aswad juga mencabut secara sepihak kuasa pertambangan yang masih dikelola PT Antam Tbk, lalu menerbitkan puluhan surat keputusan kuasa pertambangan eksplorasi kepada delapan perusahaan swasta.

Selain sangkaan penyalahgunaan wewenang, Aswad juga diduga menerima suap dari perusahaan-perusahaan yang memperoleh izin tambang tersebut. Ia disangka menerima suap sebesar Rp 13 miliar dari sejumlah perusahaan yang memperoleh izin tambang.

Penerbitan SP3 untuk kasus Aswad Sulaiman menjadi sorotan. Berdasarkan catatan ICW, nama Aswad tidak tercantum dalam laporan tahunan KPK maupun laporan Dewan Pengawas KPK. ICW mempertanyakan alasan KPK baru menyampaikan informasi penghentian perkara tersebut ke publik hampir satu tahun setelah SP3 diterbitkan.

Padahal, berdasarkan Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 serta Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XVII/2019, setiap penghentian penyidikan dan penuntutan wajib dilaporkan kepada Dewan Pengawas paling lambat 14 hari sejak SP3 diterbitkan.

ICW menilai keterlambatan penyampaian informasi tersebut menunjukkan minimnya transparansi KPK. Dalam perkara Aswad Sulaiman, KPK sebelumnya menerapkan dua sangkaan, yakni dugaan kerugian keuangan negara dan dugaan suap.

Pilihan Editor: Dampak KPK Tak Independen: Penyidikan Korupsi Turun

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Jual beli titik dapur MBG salah satu faktor dicopotnya Dadan

Jual beli titik dapur MBG salah satu faktor dicopotnya Dadan

June 3, 2026
Menlu AS yakin pemimpin tertinggi Iran masih hidup, aktif terlibat tapi komunikasi lewat perantara

Menlu AS yakin pemimpin tertinggi Iran masih hidup, aktif terlibat tapi komunikasi lewat perantara

June 3, 2026
IHSG anjlok 4 persen, MNC Sekuritas sebut tren turun masih berlanjut, sampai kapan?

IHSG anjlok 4 persen, MNC Sekuritas sebut tren turun masih berlanjut, sampai kapan?

June 3, 2026
IHSG anjlok 4,13% tembus 5.939, terburuk di Asia dan masuk zona bearish

IHSG anjlok 4,13% tembus 5.939, terburuk di Asia dan masuk zona bearish

June 3, 2026

Recent News

Jual beli titik dapur MBG salah satu faktor dicopotnya Dadan

Jual beli titik dapur MBG salah satu faktor dicopotnya Dadan

June 3, 2026
Menlu AS yakin pemimpin tertinggi Iran masih hidup, aktif terlibat tapi komunikasi lewat perantara

Menlu AS yakin pemimpin tertinggi Iran masih hidup, aktif terlibat tapi komunikasi lewat perantara

June 3, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025