News Stream Pro Sebelum duel babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026, Persib Bandung masih belum bermanuver di bursa transfer paruh musim.
Kiprah Persib Bandung di ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 semakin mendekat dengan babak 16 besar yang dijadwalkan pada 11 Februari 2026. Namun, di tengah persiapan krusial ini, tim berjuluk Maung Bandung justru terlihat pasif di bursa transfer paruh musim. Padahal, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) telah memberikan lampu hijau bagi setiap tim peserta ACL 2 untuk mendaftarkan hingga lima pemain baru sebelum leg pertama babak 16 besar dimulai, sebuah kesempatan yang sayang jika tidak dimanfaatkan.
Situasi Persib semakin pelik karena sebulan menjelang duel sengit di babak 16 besar ACL 2, klub justru terancam kehilangan beberapa pilar utamanya. Salah satu nama yang santer dirumorkan akan hengkang adalah bek andalan Federico Barba. Pemain alumnus akademi AS Roma ini disebut-sebut akan kembali merumput di Liga Italia, dengan media-media di sana, termasuk Il Centro, melaporkan minat dari klub seperti Avelino, Pescara, dan Palermo terhadap bek berusia 32 tahun tersebut. Hingga tulisan ini dirilis, rumor transfer Federico Barba memang belum mencapai tahap resmi, namun potensi kehilangan sang pemain tentu menjadi kekhawatiran besar.
Selain Barba, Persib Bandung sudah dipastikan harus merelakan kepergian Wiliam Marcilio yang resmi dilepas pada pertengahan musim. Andai skenario kehilangan dua pemain asing ini benar-benar terjadi, Persib harus segera mencari pengganti sepadan untuk mengisi kekosongan tersebut. Beberapa nama pemain asing telah muncul dalam rumor media, seperti Adrian Luna, Igor Sergeev, Andrea Tiritello, dan Marko Dugandzic. Tak hanya itu, dua nama pemain Timnas Indonesia, Maarten Paes dan Joey Pelupessy, juga sempat dikaitkan dengan Maung Bandung untuk putaran kedua kompetisi, meskipun Paes sendiri telah membantah rumor tersebut melalui akun X pribadinya. Kedatangan pemain tambahan jelas sangat dibutuhkan oleh skuad asuhan Bojan Hodak untuk bisa berbicara banyak di kancah Asia.
Sambil Persib Bandung merencanakan strategi transfer untuk memperkuat timnya, klub-klub lain di liga domestik juga tengah menghadapi tantangan unik mereka sendiri. Seperti halnya Persija Jakarta, yang pelatihnya, Thomas Doll, menunjukkan profesionalisme tinggi dengan enggan meremehkan Persijap Jepara meskipun tim tersebut berasal dari kasta yang lebih rendah. Hal ini menggambarkan betapa krusialnya persiapan dan fokus, tidak hanya dalam skala kontinental tetapi juga di setiap pertandingan yang dihadapi.
Berbanding terbalik dengan Persib yang masih adem ayem di bursa transfer, calon lawan mereka di babak 16 besar, Ratchaburi FC, menunjukkan pergerakan yang jauh lebih cepat dan agresif. Klub asal Thailand tersebut langsung meresmikan perekrutan dua pemain sekaligus pada bursa transfer paruh kedua. Kualitas rekrutan Ratchaburi FC patut diwaspadai oleh Persib Bandung, terutama dengan kedatangan penyerang sayap Timnas Thailand, Jaroensak Wonggorn. Wonggorn direkrut dengan status pinjaman hingga akhir musim 2025-2026. Penyerang berusia 28 tahun ini merupakan pemain berkualitas yang pernah berkiprah di klub raksasa Jepang, Cerezo Osaka, pada tahun 2025, dan telah mengoleksi 22 caps bersama Timnas Thailand sejak debutnya pada 2021. Selain Wonggorn, Ratchaburi FC juga berhasil mengamankan jasa bek Timnas Malaysia, Daniel Ting, yang bahkan sudah terlihat bergabung dalam sesi latihan tim yang diunggah di akun Instagram klub.
Di tengah persiapan krusial untuk berkompetisi di Asia, dinamika di liga domestik juga tak kalah menarik. Sementara Persib tengah berupaya membangun skuad yang kompetitif untuk ACL 2, klub lain seperti Persija juga sibuk dengan ambisi mereka di Super League, di mana skenario untuk memuncaki klasemen pekan ke-16 seringkali bergantung pada hasil pertandingan tim lain, termasuk Persib dan Borneo FC. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan transfer dan performa tim bukan hanya berpengaruh pada satu kompetisi, tetapi juga memiliki dampak berantai pada peta persauna sepak bola secara keseluruhan.
Dengan waktu sekitar sebulan tersisa sebelum babak 16 besar ACL 2 dimulai, Persib Bandung masih memiliki kesempatan untuk berbenah di bursa transfer. Lima slot pemain baru yang diizinkan oleh AFC merupakan peluang emas yang terlalu sayang untuk dilewatkan oleh Maung Bandung demi memperkuat amunisi dan mewujudkan ambisi berbicara banyak di kancah Asia.













