News Stream Pro
No Result
View All Result
Tuesday, June 9, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home Public Safety And Emergencies

Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 3 Tewas, Puluhan Hilang

by demo-nspro
September 30, 2025
in Public Safety And Emergencies
0
Tragedi Ponpes Al Khoziny Sidoarjo: 3 Tewas, Puluhan Hilang
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi Sidoarjo: Pondok Pesantren Al Khoziny Roboh, Santri Meninggal dan Puluhan Luka-Luka

Duka mendalam menyelimuti Pondok Pesantren Al Khoziny di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, setelah sebuah bangunan roboh pada Senin (29/09) sekitar pukul 15.00 WIB. Setidaknya tiga santri dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan lainnya mengalami luka-luka akibat kejadian nahas tersebut.

Hingga Selasa (30/9) pukul 08.00 WIB, data mencatat total 98 santri menjadi korban. Mereka kini dirawat intensif di tiga rumah sakit berbeda: RSUD Sidoarjo, RSI Siti Hajar, dan RS Delta Surya. Tim gabungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus berupaya mencari 38 orang lainnya yang dilaporkan hilang dan diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Di tengah upaya pencarian yang penuh harapan, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, meyakini bahwa masih ada santri yang selamat di antara puing-puing. “Kami meyakini bahwa masih ada yang bisa selamat. Dan yang terakhir ini justru kami masih bisa berkomunikasi ya,” ujarnya kepada awak media, seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa (30/09). Pagi harinya, petugas bahkan berhasil menjalin komunikasi dengan seorang korban yang terperangkap. “Ada satu yang masih bisa berkomunikasi kemudian kami suplai oksigen dan juga kami suplai minuman dan makanan,” imbuhnya.

Kronologi Runtuhnya Pondok Pesantren Al Khoziny

BNPB menjelaskan bahwa peristiwa tragis ini bermula saat proses pengecoran lantai tiga pondok pesantren tengah berlangsung. Tepat ketika pelaksanaan salat Asar berjamaah pada pukul 15.00 WIB, diduga tiang pondasi tidak kuat menahan beban pengecoran yang berat, menyebabkan bangunan runtuh hingga ke lantai dasar. Kejadian yang berlangsung begitu cepat ini mengakibatkan puluhan santri dan pekerja tertimpa material bangunan.

Muhammad Rijalul Qoib (13), seorang santri asal Sampang, menjadi salah satu penyintas yang selamat dari kejadian tersebut. Ia menceritakan detik-detik mencekam saat bangunan ambruk. “Awalnya kan ada truk ngecor, mau ngecor yang paling atas. Enggak diisi setengah dulu, langsung full. Iya, pas langsung jatuh, gitu. Yang paling parah itu di (bagian) tengah,” ungkap Rijalul, seperti dilansir detikJatim, Selasa (30/09).

Pelajar kelas VII MTS itu menuturkan bahwa saat kejadian, hanya lantai pertama yang digunakan para santri untuk salat Asar, dengan jumlah jamaah mencapai ratusan orang. “Banyak, ratusan orang mungkin yang mau salat. Saat itu saya dengar ada suara batu yang jatuh. Terus tambah lama, tambah banter (kencang) suaranya,” kenangnya. Rijalul sempat tertimpa reruntuhan atap saat berusaha menyelamatkan diri, namun berhasil keluar melalui celah dan diselamatkan oleh orang lain.

Sofa, penyintas lainnya, sedang melaksanakan salat Asar ketika bangunan tiba-tiba roboh. Ia melihat banyak santri berusaha menyelamatkan diri, namun menduga masih banyak yang terjebak di reruntuhan. “Ada yang tidak selamat, ada yang meninggal juga, ada yang terjepit, ini masih dalam evakuasi yang masih terjepit di dalam,” tuturnya kepada Kompas.com.

Menurut laporan Kompas TV, tim SAR menghadapi kesulitan dalam menjangkau korban karena struktur bangunan yang tidak stabil. Evakuasi dilakukan secara manual tanpa alat berat, dengan melibatkan ahli struktur bangunan untuk meminimalisir risiko robohnya bangunan lebih lanjut. Sebanyak 55 institusi terlibat dalam upaya pencarian dan penyelamatan korban ambruknya Ponpes Al Khoziny ini.

Pembangunan Diduga Tidak Memiliki IMB

Pengasuh Ponpes Al Khoziny, KH R Abdus Salam Mujib, memberikan keterangan terkait ambruknya bangunan tiga lantai di pondok pesantrennya. Ia menjelaskan bahwa pembangunan telah berlangsung selama sembilan hingga sepuluh bulan. Bagian bawah bangunan difungsikan sebagai musala, sementara lantai atas direncanakan sebagai hall atau pusat kegiatan santri.

Namun, muncul dugaan bahwa pembangunan tersebut tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bupati Sidoarjo, Subandi, mengungkapkan bahwa pengelola belum mengurus izin saat mendirikan bangunan. “Perizinan belum ada,” tegas Subandi kepada KompasTV. “Ini bangunan melanjutkan. Saya lihat, saya tanyakan izin-izinnya semua enggak ada,” lanjutnya. Ia menambahkan bahwa bangunan tersebut ambruk saat proses pengecoran lantai tiga sedang berlangsung. “Tadi ngecor lantai tiga, akhirnya dengan konstruksinya tidak standar, akhirnya tidak mampu akhirnya semua roboh,” jelasnya.

Subandi mengakui bahwa banyak pondok pesantren yang seringkali mengesampingkan perizinan saat membangun. “Banyak pondok itu kadang bangun masjid, pondok, kadang dia tidak mengurus IMBnya dulu langsung dibangun, baru selesai ini izin-izin baru selesai,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya pengurusan izin sebelum memulai pembangunan agar konstruksi bangunan sesuai standar. “Mestinya sebelum dibangun izin-izin, termasuk IMB. Ini harusnya dikerjakan dulu biarkan dulu agar konstruksi sesuai standar,” pungkasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya konstruksi bangunan yang aman dan sesuai standar, seperti yang kerap disoroti pasca-gempa Aceh yang mengingatkan pentingnya bangunan tahan gempa. Kasus gedung empat lantai ambruk di Slipi, Jakbar, yang disebabkan bangunan lapuk dan rembesan air, serta gempa Aceh yang meruntuhkan masjid dan pasar akibat konstruksi yang tidak beres, menjadi contoh nyata konsekuensi dari kelalaian dalam pembangunan. Belajar dari gempa dan tsunami Jepang, serta melihat kemarahan masyarakat Turki atas gedung-gedung yang runtuh akibat gempa karena dibangun tidak sesuai standar, menjadi pelajaran berharga untuk memastikan keamanan bangunan di Indonesia.

Artikel ini akan diperbarui secara berkala.

Ringkasan

Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo mengalami tragedi saat bangunan roboh, menewaskan tiga santri dan melukai puluhan lainnya. Peristiwa terjadi saat pengecoran lantai tiga berlangsung dan diduga tiang pondasi tidak kuat menahan beban. Tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap 38 santri yang dilaporkan hilang, meyakini masih ada korban selamat di reruntuhan.

Pembangunan pondok pesantren tersebut diduga belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bupati Sidoarjo menyatakan bahwa pengelola belum mengurus izin sebelum membangun, dan konstruksi bangunan dianggap tidak standar. Insiden ini menjadi pengingat pentingnya perizinan dan standar keamanan dalam pembangunan, belajar dari kasus serupa dan bencana alam sebelumnya.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Pradiksi Gunatama (PGUN) Realisasi Belanja Modal Rp 26,6 Miliar per Mei 2026

Pradiksi Gunatama (PGUN) Realisasi Belanja Modal Rp 26,6 Miliar per Mei 2026

June 9, 2026
Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia vs Mozambik, tayang jam berapa?

Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia vs Mozambik, tayang jam berapa?

June 9, 2026
Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

June 9, 2026
Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

June 9, 2026

Recent News

Pradiksi Gunatama (PGUN) Realisasi Belanja Modal Rp 26,6 Miliar per Mei 2026

Pradiksi Gunatama (PGUN) Realisasi Belanja Modal Rp 26,6 Miliar per Mei 2026

June 9, 2026
Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia vs Mozambik, tayang jam berapa?

Jadwal siaran langsung Timnas Indonesia vs Mozambik, tayang jam berapa?

June 9, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025