News Stream Pro
No Result
View All Result
Tuesday, June 9, 2026
  • Login
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
Subscribe
News Stream Pro
  • Home
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Keuangan
  • Traveling
No Result
View All Result
News Stream Pro
No Result
View All Result
Home Public Safety And Emergencies

Keracunan Massal: 8 Ribu Korban, Dapur MBG Harus Ditutup!

by demo-nspro
September 29, 2025
in Public Safety And Emergencies
0
Keracunan Massal: 8 Ribu Korban, Dapur MBG Harus Ditutup!
152
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Tragedi keracunan makanan bergizi gratis (MBG) terus menghantui, dengan jumlah korban melonjak tajam hingga akhir September 2025. Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mencatat, hingga 27 September 2025, total 8.649 anak menjadi korban. Ironisnya, angka ini bertambah 3.289 orang hanya dalam dua pekan terakhir, menunjukkan eskalasi masalah yang mengkhawatirkan.

Lonjakan dramatis terjadi dalam sepekan terakhir, antara 22-27 September 2025. JPPI melaporkan adanya penambahan 2.197 korban pada periode ini, menegaskan tren peningkatan kasus keracunan MBG setiap minggu sepanjang bulan September. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar terkait kualitas dan keamanan program yang seharusnya memberikan nutrisi bagi anak-anak.

“Alih-alih memberikan pemenuhan gizi, makanan yang disediakan negara justru membuat ribuan anak mengalami keracunan massal. Tangisan anak-anak di ruang kelas, antrean panjang di rumah sakit, keresahan orang tua, dan trauma terhadap MBG adalah bukti nyata bahwa program ini gagal mencapai tujuannya,” tegas Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Senin, 29 September 2025.

JPPI mengecam respons pemerintah yang dianggap setengah hati, yaitu hanya menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang terbukti bermasalah. Seharusnya, pemerintah, terutama Badan Gizi Nasional (BGN), melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh dapur MBG. Fakta bahwa mayoritas dapur MBG belum bersertifikat laik higiene sanitasi (SLHS) semakin memperburuk situasi.

Ubaid Matraji menekankan bahwa keracunan hanyalah puncak gunung es dari permasalahan yang lebih dalam. “Kami menemukan praktik menu di bawah standar, pengurangan harga per porsi, konflik kepentingan, hingga pembungkaman suara kritis di sekolah,” ungkapnya, menggambarkan kompleksitas masalah yang melingkupi program MBG ini.

Lembaga JPPI mengidentifikasi tiga akar masalah dalam pelaksanaan MBG. Pertama, pemahaman gizi dan pangan yang buruk, termasuk penyeragaman menu tanpa mempertimbangkan potensi sumber daya pangan lokal. Kedua, struktur kepemimpinan BGN yang dianggap keliru, karena didominasi oleh purnawirawan militer, bukan oleh pakar gizi dan ahli pangan. Ketiga, eksklusi sekolah dan masyarakat sipil dalam perencanaan dan pelaksanaan program, meskipun anggaran MBG banyak mengambil dana pendidikan. Temuan ini memunculkan kekhawatiran akan efektivitas dan akuntabilitas program.

Menanggapi situasi kritis ini, JPPI mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan sementara seluruh operasional dapur MBG. Selain itu, JPPI menyerukan reformasi BGN dengan menempatkan tenaga profesional di posisi strategis, serta membangun mekanisme akuntabilitas dan partisipasi publik yang transparan. Langkah-langkah ini dianggap krusial untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap program MBG.

“Ambisi yang hanya mengejar target kuantitas telah mengabaikan standar akuntabilitas, keamanan, dan keselamatan anak. Program ini dijalankan terburu-buru untuk pencitraan politik, bukan perlindungan dan pemenuhan gizi anak,” pungkas Ubaid, menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap implementasi program MBG. Sebelumnya, program ini juga menuai sorotan karena ditemukannya semangka setipis kartu dalam menu makanan bergizi gratis, menambah panjang daftar masalah yang membelit.

Ringkasan

Tragedi keracunan makanan bergizi gratis (MBG) terus meningkat, dengan JPPI mencatat total 8.649 anak menjadi korban hingga 27 September 2025, bertambah 3.289 orang dalam dua pekan terakhir. Lonjakan dramatis terjadi pada 22-27 September 2025, dengan penambahan 2.197 korban, menimbulkan pertanyaan tentang kualitas dan keamanan program MBG.

JPPI mengecam respons pemerintah yang dianggap setengah hati, hanya menutup sementara dapur MBG yang bermasalah, dan mendesak evaluasi menyeluruh serta reformasi BGN. Lembaga tersebut mengidentifikasi akar masalah, seperti pemahaman gizi yang buruk, struktur kepemimpinan BGN yang keliru, dan eksklusi sekolah dalam perencanaan program. JPPI mendesak Presiden Prabowo untuk menghentikan sementara operasional dapur MBG dan membangun mekanisme akuntabilitas publik yang transparan.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

Adu Irit SUV: Xpander Cross vs XL7 vs BR-V, Mana Terbaik?

June 29, 2025
Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

Trump Umumkan Gencatan Senjata Israel-Iran: Kejutan Dunia!

June 24, 2025
Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

Rumput GBK Level Up Lapangan Kampung di Yogya! Hasilnya Bikin Melongo!

May 31, 2025
Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

Gunung Kuda Longsor: Belasan Korban Diduga Tertimbun, Tim SAR Bergerak!

May 31, 2025
Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

Harga iPhone 13 Pro & Pro Max Second Juni 2025: Worth It?

0
Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

Rahasia Makeup Natural Flawless: 6 Tips Mudah untuk Pemula!

0
Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

Deadline Dividen! 34 Emiten Cum Date Minggu Depan, Jangan Ketinggalan!

0
Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

Terungkap! Alasan Malaysia Tolak Undangan Timnas Indonesia dari Erick Thohir

0
Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

June 9, 2026
Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

June 9, 2026
BI tiba-tiba naikkan suku bunga jadi 5,5 persen, ini penjelasan Perry Warjiyo

BI tiba-tiba naikkan suku bunga jadi 5,5 persen, ini penjelasan Perry Warjiyo

June 9, 2026
Klasemen Moto3 2026 – Veda Pratama turun dari takhta rookie terbaik, Uriarte diuntungkan regulasi

Klasemen Moto3 2026 – Veda Pratama turun dari takhta rookie terbaik, Uriarte diuntungkan regulasi

June 9, 2026

Recent News

Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

Harga emas hari ini stabil, investor wajib pantau inflasi AS dan Timur Tengah

June 9, 2026
Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

Kecewanya Hakim Danish usai tak selesaikan balapan Moto3 Hungaria 2026

June 9, 2026

Categories

  • Arts
  • autos
  • Careers
  • Crime
  • Education And Learning
  • entertainment
  • Family And Relationships
  • Fashion And Style
  • finance
  • Food And Drink
  • Gaming
  • General
  • health
  • Hobbies And Interests
  • Home And Garden
  • Lifestyle
  • Lifestyles
  • News
  • Personal Development
  • Pets And Animals
  • politics
  • Public Safety And Emergencies
  • Science
  • Shopping
  • Society Culture And History
  • sports
  • technology
  • travel
  • Uncategorized
  • Urban Infrastructure
  • War And Conflicts
  • Weather

Site Navigation

  • Home
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Privacy & Policy
  • Other Links

We bring you the best Auto Generate Content News for WordPress Plugins that perfect for news, etc. Check our landing page for details.

© 2025

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Advertisement
  • Contact Us
  • Homepages
    • Home 1
    • Home 2
    • Home 3
    • Home 4
    • Home 5

© 2025